Doni Hardiyawan. Diberdayakan oleh Blogger.

Post

Popular Posts

Archive for Juni 2014

Klasifikasi Materi SMK Multimedia Kurikulum 2013

Mengajar di SMK pada kompetensi keahlian Multimedia ibarat mengajar jurusan abu-abu. Karena sebagai salah satu elemen bidang spektrum SMK yang berkonsentrasi TIK, Multimedia itu ibarat jurusan nanggung. Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) semua standard kompetensi (SK) di Multimedia diibaratkan setengah-setengah dan terkesan tidak tuntas, kecuali dapat guru yang mengajar secara cerdik. Berbeda dengan saudaranya di TKJ, RPL dan Animasi yang materinya sifatnya totalitas dan porsi materi yang diberikan pas.
Ketika kurikulum diganti dari KTSP menjadi Kurikulum 2013 ini, spektrum SMK ranah TIK pun berubah, Animasi mental keluar dan bukan menjadi bagian dari TIK lagi. TKJ, RPL dan Multimedia tetap di dalam naungan Bidang Keahlian TIK dan namanya berubah menjadi Paket Keahlian. Cuma ada tapinya, di Kurikulum 2013 ini paket keahlian Mutimedia mendapatkan mata diklat baru yaitu :
  • Sistem Komputer
  • Jaringan Dasar
  • Pemrograman Dasar
  • Pemrograman Web
Sedangkan Simulasi Digital yang konon sebagai pengganti KKPI masuk menjadi Dasar Program Keahlian. Sepertinya para penyusun paket keahlian Multimedia di K-2013 ini berniat mengembalikan Multimedia kepada 'fitrah'-nya yaitu murni TIK. Sedangkan mata diklat yang berbau sentuhan artistik dengan konten beraneka macam media diberikan di kelas XI dan XII.
Sebetulnya benang merah perbedaan KTSP dan Kurikulum 2013 ini semua terlihat jelas..
Coba cek penjelasan di bawah ini :
  • KTSP = Menghasilkan produk dengan Konten Statis (kala pun ada yang dinamis itu terletak di SK Membuat Halaman Web dan Media Interaktif ketika Uji Kompetensi / UKK)
  • Kurikulum 2013 = Menghasilkan produk dengan Konten Dinamis, terlihat dengan diberikannya bekal mata diklat / materi Pemrograman Dasar dan Pemrograman Web.
Bekal Pemrograman Dasar dan Pemrograman Web di tingkat awal sepertinya sebagai harapan bahwa siswa nantinya mampu membuat konten dinamis dengan interaksi dua arah (interaktif). Sehingga ketika mereka mendapatkan mata diklat Design Multimedia Interaktif di kelas lanjutan tidak kaget dengan script dan code program.
Bagi guru paket keahlian Multimedia SMK yang baru akan menjalani Kurikulum 2013 di sekolahnya masing-masing, berikut ini saya sudah membuat klasifikasi materi paket keahlian Multimedia di SMK untuk Kurikulum 2013 ini.
Silahkan Buka di Sini.
Semoga memudahkan mengelompokkan materi-materi Multimedia di Kurikulum 2013 nantinya sehingga penyampaian ke siswa/i juga menjadi lebih mudah. Tentang bagaimana cara materi itu didapatkan tinggal menunggu saja realisasi dari janji pemerintah yang katanya akan mencetak buku pegangan bagi guru dan siswa di Kurikulum 2013 ini.

Pemrograman Dasar Di SMK Multimedia Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 telah datang, siap tidak siap semua sekolah harus menggunakannya. Kurikulum yang menghabiskan dana sangat besar ini memang harus dilaksanakan pada semua tingkat sekolah, walau ada banyak guru masih gagap karena belum merasakan pelatihan tentang Kurikulum 2013. Terutama di SMK dengan ranah TIK seperti Teknik Komputer & Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Multimedia.
Khusus di SMK dan SMA ada mapel-mapel yang dikelompokkan menjadi kelompok C1, C2 dan C3. Pada SMK dengan ranah TIK pun ada beberapa mapel baru pada kelompok C1, C2 dan C3 terutama di kompetensi keahlian TKJ dan Multimedia. Salah satunya adalah mata pelajaran Pemrograman Dasar. Melihat silabus Pemrograman Dasar di C1 yang saya dapat, ada beberapa garis besar materinya seperti ini,
Materi kelas X :
  1. Algoritma Pemrograman
  2. Algoritma percabangan
  3. Algoritma perulangan
  4. Bahasa pemrograman
  5. Tipe Data, Variabel, Operator dan Ekspresi
  6. Struktur Kontrol Percabangan
  7. Struktur Kontrol Perulangan
  8. Pengembangan Algoritma Aplikasi
Sedangkan materi di kelas XI adalah sebagai berikut :
  1. Operasi Aritmatika dan Logika
  2. Array
  3. Operasi String dan Konversi Data
  4. Pointer
  5. Fungsi
  6. Pencarian dan Pengurutan Data
  7. Pengembangan Aplikasi
Jika dilihat pada susunan materi di atas, mungkin pembuat dan penyusun Kurikulum 2013 untuk paket keahlian Multimedia ini mengharapkan agar siswa dari kompetensi keahlian TKJ dan Multimedia tidak hanya menggunakan software saja tapi juga menjadi paham akan isi, prosedur dan langkah-langkah dalam membuat sebuah program sebagai solusi pemecahan masalah yang menggunakan komputer.

Jadi pada intinya, penyusun Kurikulum 2013 untuk ranah TIK ini berniat mengingatkan (dan mungkin membawa) kembali bahwa akar dan kodrat Multimedia adalah TIK walau jika dilihat sebenarnya sebagian besar TIK di paket keahlian Multimedia (dulunya kompetensi keahlian) hanya sebagai tool atau alat untuk membuat konten multimedia. Sedangkan untuk membuat program itu sendiri sebenarnya sudah menjadi 'jatah' anak RPL (Rekayasa Perangkat Lunak).

C++ sebagai platform

Penggunaan C++ sebagai platform dalam mata pelajaran Pemrograman Dasar ini atas dasar agar siswa mampu melanjutkan belajar bahasa program lain yang tidak jauh beda dengan C++ (itu pun jika mau). Untuk compiler yang saya sarankan ke rekan-rekan guru di sekolah sendiri adalah Code::Blocks.

Mengapa menggunakan Code::Blocks? Salah satu alasan saya menyarankan penggunaan Code::Blocks sebagai IDE dan compiler adalah karena materi-materi di silabus untuk belajar konsep pemrograman dasar menggunakan bahaca C++ masih dapat diakomodir serta kemudahan pemakaian dalam penggunaanya, yang mana setelah source code disimpan dan di-compile file tersebut langsung berbentuk *.cpp sehingga mudah membuat file executable *.exe di Windows dan DOS dan binary (di Linux). File instalasinya juga terbilang 'kecil' dibanding harus menginstal Visual Studio misalnya.

Saya sendiri -walau tidak mengampu mapel ini- menggunakannya untuk sekedar belajar dan sarana eksplorasi serta dijalankan di lingkungan Linux Kubuntu.

- Copyright © Belajar Multimedia - blue - Powered by Blogger - Designed by Doni Hardiyawan -