Posted by : Doni hardiyawan Senin, 09 Juni 2014

Kurikulum 2013 telah datang, siap tidak siap semua sekolah harus menggunakannya. Kurikulum yang menghabiskan dana sangat besar ini memang harus dilaksanakan pada semua tingkat sekolah, walau ada banyak guru masih gagap karena belum merasakan pelatihan tentang Kurikulum 2013. Terutama di SMK dengan ranah TIK seperti Teknik Komputer & Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Multimedia.
Khusus di SMK dan SMA ada mapel-mapel yang dikelompokkan menjadi kelompok C1, C2 dan C3. Pada SMK dengan ranah TIK pun ada beberapa mapel baru pada kelompok C1, C2 dan C3 terutama di kompetensi keahlian TKJ dan Multimedia. Salah satunya adalah mata pelajaran Pemrograman Dasar. Melihat silabus Pemrograman Dasar di C1 yang saya dapat, ada beberapa garis besar materinya seperti ini,
Materi kelas X :
  1. Algoritma Pemrograman
  2. Algoritma percabangan
  3. Algoritma perulangan
  4. Bahasa pemrograman
  5. Tipe Data, Variabel, Operator dan Ekspresi
  6. Struktur Kontrol Percabangan
  7. Struktur Kontrol Perulangan
  8. Pengembangan Algoritma Aplikasi
Sedangkan materi di kelas XI adalah sebagai berikut :
  1. Operasi Aritmatika dan Logika
  2. Array
  3. Operasi String dan Konversi Data
  4. Pointer
  5. Fungsi
  6. Pencarian dan Pengurutan Data
  7. Pengembangan Aplikasi
Jika dilihat pada susunan materi di atas, mungkin pembuat dan penyusun Kurikulum 2013 untuk paket keahlian Multimedia ini mengharapkan agar siswa dari kompetensi keahlian TKJ dan Multimedia tidak hanya menggunakan software saja tapi juga menjadi paham akan isi, prosedur dan langkah-langkah dalam membuat sebuah program sebagai solusi pemecahan masalah yang menggunakan komputer.

Jadi pada intinya, penyusun Kurikulum 2013 untuk ranah TIK ini berniat mengingatkan (dan mungkin membawa) kembali bahwa akar dan kodrat Multimedia adalah TIK walau jika dilihat sebenarnya sebagian besar TIK di paket keahlian Multimedia (dulunya kompetensi keahlian) hanya sebagai tool atau alat untuk membuat konten multimedia. Sedangkan untuk membuat program itu sendiri sebenarnya sudah menjadi 'jatah' anak RPL (Rekayasa Perangkat Lunak).

C++ sebagai platform

Penggunaan C++ sebagai platform dalam mata pelajaran Pemrograman Dasar ini atas dasar agar siswa mampu melanjutkan belajar bahasa program lain yang tidak jauh beda dengan C++ (itu pun jika mau). Untuk compiler yang saya sarankan ke rekan-rekan guru di sekolah sendiri adalah Code::Blocks.

Mengapa menggunakan Code::Blocks? Salah satu alasan saya menyarankan penggunaan Code::Blocks sebagai IDE dan compiler adalah karena materi-materi di silabus untuk belajar konsep pemrograman dasar menggunakan bahaca C++ masih dapat diakomodir serta kemudahan pemakaian dalam penggunaanya, yang mana setelah source code disimpan dan di-compile file tersebut langsung berbentuk *.cpp sehingga mudah membuat file executable *.exe di Windows dan DOS dan binary (di Linux). File instalasinya juga terbilang 'kecil' dibanding harus menginstal Visual Studio misalnya.

Saya sendiri -walau tidak mengampu mapel ini- menggunakannya untuk sekedar belajar dan sarana eksplorasi serta dijalankan di lingkungan Linux Kubuntu.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Belajar Multimedia - blue - Powered by Blogger - Designed by Doni Hardiyawan -