Posted by : Doni hardiyawan Kamis, 18 Juni 2015

Pernah mendengar Adobe Premier? Mungkin bila anda seorang editor video nama Adobe Premiere sudah tidak asing lagi. Karena software satu ini sudah sangat terkenal dan populer. Tanya saja pada murid-murid SMK jurusan multimedia disekolah saya. 98% pasti mereka akan menjawab tahu dan pernah menggunakannya. Karena memang adobe premiere  sudah menjadi standar dalam pembelajaran video editing di skolah. Bahkan lebih luas lagi, adobe premiere sudah menjadi software andalan didalam industri video editing untuk mengimport, organisir, dan mengedit video klip.

Dengan menggunakan Adobe Premire ini agan bisa mengatur atau istilah kerennya mah memanage efek, teks, suara dan media lainnya untuk diproduksi dan di ekspor agar hasil akhir video lebih menarik. Percuma kan kalau sudut pengambilan gambar bagus, cerita menarik, tapi tanpa proses editing dulu, hasilnya tentu gak akan bagu. Nah, disinilah peran dari adobe premiere. Agan bisa mengedit video dengan efektif dan profesional karena efek yang disediakan sangat banyak. Selain itu kalau agan pengguna software adobe lainnya seperti photoshop, gak akan kesulitan mengenali tools yang ada karena fungsi-fungsinya sama namun dengan antarmuka yang berbeda. Tinggal coba-coba aja beberapa jam untuk memotong, memberikan efek atau transisi dan ekspor. Nanti juga terbiasa. Waktu pertama nyoba, saya sempat bingung juga harus gimana pakenya. Bingung mau ngapain, karena gak tahu sama sekali toolnya. Tapi lama-lama asik juga lo... Kita bisa ngatur pergerakan, kecepatan, skala, atau opacity dari video dengan nilai dan pengaturan yang berbeda pada tiap frame nya. Jadi, kita lebih leluasa dalam pengeditan video sehingga hasilnya lebih bervariasi. Pemberian efek pun mempunyai control yang bisa anda atur sesuai keinginan.



Untuk saat ini, kalau tidak salah versi adobe premiere paling baru (November 2011) adalah Adobe Premiere Element 10. Dengan userinterface yang berbeda dengan pendahulunya. Berbedanya karena sekarang tampilan nya sangat familiar dan mudah di pahami. Efek dan toolnya juga BANYAK dan bervariasi. Mendukung chroma key atau layar hijau (adobe menyebutnya videomarge). Ada juga cartoon mode, dimana video akan terlihat seperti animasi kartun yang detil, secara instant dan mudah.

Soal sharing, adobe premiere element 10 ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur canggih. Misalnya upload langsung ke youtube atau facebook, sehingga siapapun dapat melihat hasil video yang telah dibuat. Yang paling menarik adalah kita bisa membuat web DVD dan menguploadnya ke Photoshop.Com atau website pribadi. Dengan begitu, kita bisa membuat virtual interaktif DVD lengkap dengan menu, scene, indeks dan chapternya! Keren...

Saya juga belum pernah nyoba, tapi itu menurut informasi dari banyak review ...:-)

pengen nyoba juga sih adobe premiere element 10, tapi garganya lumayan sekitar $90. Lagian PC ane mana kuat, orang cuma P4. Jadi sekarang pakai yang adobe premiere pro dulu (versi paling jadul). Buat yang pengen beli adobe premiere element 10 silahkan beli disini.(US $79.9

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Belajar Multimedia - blue - Powered by Blogger - Designed by Doni Hardiyawan -