Doni Hardiyawan. Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
Post
Popular Posts
-
Sambil mengerjakan script - script PHP, berikut kami coba sempatkan menulis tutorial Cara membuat script login dengan menggunakan JQUERY...
-
Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu ([tool...
-
Sebetulnya membuat website menggunakan program notepad pun bisa karena jika kita melakukan coding d notepad baik itu menggunakan bahasa...
-
Setelah melihat sejarah komputer yang udah 5000 tahun di pakai di Cina alias sempoa, kita akan mencoba melihat ke waktu yang lebih mudaa...
-
Halo Doni lover, tulisan pengenalan komputer ini ditujukan buat kamu-kamu yang baru banget belajar komputer. So kalau kamu baru mulai b...
-
Tutorial Jaringan Komputer di web ini pastinya gampang kamu pahami karena menggunakan pendekatan yang beda dari yang lain. Ndak percaya...
-
Satu konferensi Asia Pasifik pada Multimedia dan Broadcasting (APMediaCast2015) adalah Konferensi Internasional Tahunan, akan disele...
-
Kurikulum 2013 telah datang, siap tidak siap semua sekolah harus menggunakannya. Kurikulum yang menghabiskan dana sangat besar ini memang ...
-
Assalamu'alaikum.. Salam sejahtera.. Setelah lama nian tidak ngeposting sesuatu yang bermanfaat, kali ini Tulisan Ilmu akan berbag...
-
2015 Konferensi Internasional IEEE pada Multimedia dan Expo ( ICME 2015 ) akan diselenggarakan di Torino , Italia dari 29 Ju...
Archive for Oktober 2015
Tutorial Cara Menggunakan Dreamweaver (dalam Membuat dan Mendisain Website / Web Programing)

Dalam hal pembuatan website/web programing tidak harus melulu
menggunakan program Dereamweaver. Lalu apa ada program lain selain
Dreamweaver dan Notepad? Jelas ada seperti halnya notepad plus-plus dan
mungkin banyak lagi yang belum saya ketahui.
Perlu anda ketahui bahwa program Dreamweaver yang saat ini dimiliki
Adobe bukanlah satu satunya Program untuk membuat website akan tetapi
hanya sekedar alat bantu untuk menyelesaikan kasus-kasus coding yang di
anggap bisa diselesaikan dengan waktu cepat sehingga efektif dan
efisien. Banyak sekali perintah-perintah kode yang secara otomatis
terbaca. Menyenangkan bukan?.
Selain itu, kita juga bisa melihat langsung hasil coding atau kegiatan
pengkodean dengan men-displaynya d dalam Dreamweaver itu sendiri tanpa
harus menggunakan browser.
Untuk mahir menggunakan Dreamweaver maka kita tidak usah membaca
tutorial yang panjang tanpa adanya praktek karna kuncinya hanya satu
yaitu Latihan (langsung praktek). Dalam hal ini tanpa kita mempedulikan
untuk apa menu dan sub menu yang ada karena dalam beberapa proses
latihan anda akan menemukannya sendiri.
Untuk itu saya akan berikan anda Video Gratis hasil dari "pengajian" Web
Programing dari TheJagat IT Indonesia yang mana didalamnya tidak
tersurat secara mendetail tentang penggunaan Dreamweaver akan tetapi
sangat membantu anda bahwa betapa mudahnya jika kita coding menggunakan
Dreamweaver.
Klik Disini
CARA MENGGUNAKAN ADOBE DREAMWEAVER CS3
CARA MENGGUNAKAN ADOBE DREAMWEAVER CS3
STEP 1 - Buka program adobe dreamweavernya kemudian pilih HTML.
STEP 1 - Buka program adobe dreamweavernya kemudian pilih HTML.

STEP 2 - Setelah terbuka pilih tab design


STEP 3 - Pilih menu Insert > Common > Media > Flash Button

STEP 4 -
Pada saat kita memilih flash button maka akan muncul paparan seperti
dibawah ini. Maka kita harus menyimpan filenya terlebih dahulu. Klik ok
sahaja.

STEP 5 - Simpan file terlebih dahulu. File > Save.

Kemudian simpan dalam folder baru, beri nama filenya menu_flash.html.

STEP 6 - Kemudian kita ulangi pilih menu insert > common > flash button lalu ia menunjukkan paparan seperti di bawah.

Keterangan :
- Sample : Untuk melihat sampel sementara atau bentuk pilihan falsh button sesuai pilihan.
- Style : Menu pilihan Flash button
- Button Text : Teks yang akan di isikan ke dalam flash buttonnya.
- Font : Jenis tulisan yang akan digunakan
- Size : Ukuran teks yang akan digunakan
- Link : Alamat tujuan link dari flash buttonya
- Target : Target pilihan tujuan link
- Bg colour : Background warna dari flash button
- Apply : Melihat hasil sementara tapi belum disetujui klik
- Ok : Jika sudah sesuai keinginan
Untuk contoh boleh lihat gambar di bawah ini :

STEP 7 - Setelah klik ok maka akan muncul kotak dialog flash Accessibility Attributes, di title klik menu kemudian klik ok.

Dan inilah hasilnya

Untuk menambah menu-menu berikutnya, ulangi langkah-langkah tadi.
NB : Pada saat sudah terbuat flash button tadi penyimpanan di folder tadi akan memaparkan flash button yang kita buat tadi.
Panduan Instalasi xampp-win32-1.8.3-1-VC1118.39
Assalamu'alaikum.. Salam sejahtera..
Setelah lama nian tidak ngeposting sesuatu yang bermanfaat, kali ini Tulisan Ilmu akan berbagi panduan atau cara instalasi xampp-win32-1.8.3-1-VC11. XAMPP
adalah sebuah software web server apache yang didalamnya sudah tersedia
database server mysql dan support php programming. XAMPP merupakan
software yang mudah digunakan, gratis dan mendukung instalasi di Linux
dan Windows.
Baik, sebelum melakukan peng-instalan ada beberapa hal yang harus sobat penuhi, yaitu :
1. Harus punya kompi atau laptop. (jelas lah, emangnya mau nginstalin dimana tu xapmm?? hehe)
2. Kompi atau laptop sobat sudah terinstal Web Browser (Firefox, Chrome, Opera, dll).
3. Download xampp-nya disini.
4. Sobat harus sehat jasmani dan rohani serta punya mental yang kuat. hehehe...
Jika hal-hal diatas sudah terpenuhi, maka sobat dapat segera melakukan peng-instalan. ikuti langkah-langkah dibawah ini.
- Setelah xampp berhasil di download, klik 2 kali pada installernya sampai muncul tampilan seperti dibawah ini.
- Klik next sehingga muncul tampilan seperti dibawah ini.
- Usahakan semua fitur tercentang, kemudian klik next sampai muncul perintah untuk memilih dimana kita akan menyimpan folder installan, kemudian klik next.
- Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini. xampp versi BITNAMI telah support dengan berbagai CMS seperti joomla, drupal, dll sehingga dapat men-download langsung pada xampp-nya. hilangkan centang dan klik next.
- Klik next pada tampilan berikut.
- Selanjutnya adalah proses instalasi kedalam komputer kita. ini akan membutuhkan waktu beberapa menit, jadi harap sabar menunggu.
- Jika tidak ada masalah, maka akan muncul tampilan seperti berikut. lalu klik finish.
- Jika centang pada tamilan sebelumnya tidak dihilangkan, maka akan muncul tampilan xampp-control. fitur ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan beberapa service yang disediakan oleh xampp. klik Start pada service Apache dan MySQL.
- Jalankan browser dan cek apakah xampp sudah berjalan sebagaimana mestinya. ketikkan localhost pada link bar di browser.
- Jika tampilan sudah seperti di atas, maka proses instalasi berhasil dan selesai. sobat bisa langsung menggunakan xampp tersebut.
Baik, itulah Panduan Instalasi xampp-win32-1.8.3-1-VC11 yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba..!!
JQuery untuk Orang Awam
JQuery merupakan suatu framework (library) Javascript yang menekankan bagaimana interaksi antara Javascript dan HTML. JQuery pertama kali dirilis pada tahun 2006 oleh John Resig.
Pada perkembangannya JQuery tidak sekedar sebagai framework Javascript,
namun memiliki kehandalan dan kelebihan yang cukup banyak. Hal tersebut
menyebabkan banyak developer web menggunakannya. JQuery memiliki slogan
“Write less, do more” yang kurang lebih maksudnya adalah kesederhanaan dalam penulisan code, tapi dengan hasil yang lebih banyak.
Tanpa adanya library Javascript khusus, untuk mengakses suatu bagian tertentu dari halaman, harus mengikuti aturan Document Object Model (DOM) dan pengaksesan harus secara spesifik menyesuaikan dengan struktur HTML. Dengan kata lain, pengaksesan bagian tertentu dari halaman sangat tergantung pada struktur dari HTML. JQuery menawarkan cara yang mudah (bahkan sangat mudah) dalam mengakses bagian tertentu dari halaman. Pengaksesan juga tidak terlalu bergantung pada struktur HTML.
2. Mengubah tampilan bagian halaman tertentu.
CSS (Cascading Style Sheet) menawarkan metode yang cukup handal dalam mengatur dan mempercantik halaman web. Namun terkadang CSS punya kelemahan yang cukup mengganggu, yaitu beberapa perintah CSS tidak didukung oleh semua browser. Cukup merepotkan jika kita harus mendesign halaman web dengan beberapa CSS sekaligus. Sekali lagi JQuery menawarkan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Dengan JQuery, “kesenjangan” yang terjadi antara browser dalam urusan CSS akan tertutup dengan baik.
3. Mengubah isi dari halaman.
Jaman dulu (baca:sebelum JQuery lahir) cukup sulit jika kita akan mengubah sebagian isi dari halaman. Mengubah disini dapat berarti mengganti teks, menambahkan teks atau gambar, mengurutkan suatu daftar (list), menghapus baris tabel dan sebagainya. Dengan JQuery, hal tersebut dapat dilakukan dengan hanya beberapa baris perintah.
4. Merespond interaksi user dalam halaman.
Website yang baik tidak cukup digambarkan dengan user-interface dan tampilan yang memukau. Namun lebih dari itu, bagaimana pengunjung dapat berinteraksi dengan website dan dapat mengatur tampilannya sendiri. Interaktivitas sangat bergantung bagaimana pemrograman yang dipakai dalam menangani event-handling. Javascript sendiri memiliki beberapa event-handling seperti onclick untuk menangani event saat terjadi click. Namun demikian, event handling pada Javascript terbatas pada object-object tertentu, dan jenisnya pun terbatas. JQuery melengkapi semuanya dengan tambahan penanganan event-handling yang semakin mudah.
5. Menambahkan animasi ke halaman.
Animasi seringkali disertakan dalam suatu halaman web untuk menambah kecantikannya. Saat ini animasi masih cukup digemari oleh para peselancar situs. Animasi dapat dibuat dalam berbagai gaya, ada yang menggunakan Flash, gambar bergerak (GIF), video, dan sebagainya. Masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. JQuery sendiri menawarkan konsep animasi (walaupun masih sederhana) yang cukup apik namun ramah bandwidth alias ringan. Salah satu animasi yang bisa dibuat dengan JQuery adalah fading jika terdapat suatu bagian dari halaman ditambahkan atau dihilangkan.
6. Mengambil informasi dari server tanpa me-refresh seluruh halaman.
Mengambil informasi dari server tanpa refresh halaman merupakan salah satu konsep dasar dari yang namanya AJAX (Asynchronous Javascript and XML). Pada penerapannya, cukup ribet jika harus membangun website dengan konsep AJAX, saat ini banyak library khusus yang berusaha mempermudahnya. JQuery merupakan salah satunya.
7. Menyederhanakan penulisan Javascript biasa.
Semboyan JQuery adalah “Write less, do more” atau dengan kata lain kesederhanaan dalam penulisan code, tetapi menghasilnya tampilan yang lebih. Sebenarnya inilah yang menjadi daya tarik tersendiri buat para pengembang web untuk menggunakan JQuery.
1. Pertama, kita harus menyertakan (include) file library JQuery. Pastikan letak dari file library sudah benar.
2. Perintah-perintah JQuery.
Klik disini untuk melihat demo dari program di atas
jQuery is a fast and concise JavaScript Library that simplifies HTML document traversing, event handling, animating, and Ajax interactions for rapid web development. jQuery is designed to change the way that you write JavaScript.JQuery merupakan library open source dengan lisensi GNU General Public License dan MIT License. Dari sisi ukurannya, framework JQuery sungguh ramping, hanya sekitar 20 KB dan hanya terdiri dari satu file. Namun demikian, bagi yang menginginkan fungsi lebih, JQuery memungkinkan penambahan fungsionalitas dalam bentuk plugin. Saat ini tersedia ribuan plugin yang dapat diperoleh secara gratis di internet.
Apa yang bisa dilakukan dengan JQuery?
1. Mengakses bagian halaman tertentu dengan mudah.Tanpa adanya library Javascript khusus, untuk mengakses suatu bagian tertentu dari halaman, harus mengikuti aturan Document Object Model (DOM) dan pengaksesan harus secara spesifik menyesuaikan dengan struktur HTML. Dengan kata lain, pengaksesan bagian tertentu dari halaman sangat tergantung pada struktur dari HTML. JQuery menawarkan cara yang mudah (bahkan sangat mudah) dalam mengakses bagian tertentu dari halaman. Pengaksesan juga tidak terlalu bergantung pada struktur HTML.
2. Mengubah tampilan bagian halaman tertentu.
CSS (Cascading Style Sheet) menawarkan metode yang cukup handal dalam mengatur dan mempercantik halaman web. Namun terkadang CSS punya kelemahan yang cukup mengganggu, yaitu beberapa perintah CSS tidak didukung oleh semua browser. Cukup merepotkan jika kita harus mendesign halaman web dengan beberapa CSS sekaligus. Sekali lagi JQuery menawarkan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Dengan JQuery, “kesenjangan” yang terjadi antara browser dalam urusan CSS akan tertutup dengan baik.
3. Mengubah isi dari halaman.
Jaman dulu (baca:sebelum JQuery lahir) cukup sulit jika kita akan mengubah sebagian isi dari halaman. Mengubah disini dapat berarti mengganti teks, menambahkan teks atau gambar, mengurutkan suatu daftar (list), menghapus baris tabel dan sebagainya. Dengan JQuery, hal tersebut dapat dilakukan dengan hanya beberapa baris perintah.
4. Merespond interaksi user dalam halaman.
Website yang baik tidak cukup digambarkan dengan user-interface dan tampilan yang memukau. Namun lebih dari itu, bagaimana pengunjung dapat berinteraksi dengan website dan dapat mengatur tampilannya sendiri. Interaktivitas sangat bergantung bagaimana pemrograman yang dipakai dalam menangani event-handling. Javascript sendiri memiliki beberapa event-handling seperti onclick untuk menangani event saat terjadi click. Namun demikian, event handling pada Javascript terbatas pada object-object tertentu, dan jenisnya pun terbatas. JQuery melengkapi semuanya dengan tambahan penanganan event-handling yang semakin mudah.
5. Menambahkan animasi ke halaman.
Animasi seringkali disertakan dalam suatu halaman web untuk menambah kecantikannya. Saat ini animasi masih cukup digemari oleh para peselancar situs. Animasi dapat dibuat dalam berbagai gaya, ada yang menggunakan Flash, gambar bergerak (GIF), video, dan sebagainya. Masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. JQuery sendiri menawarkan konsep animasi (walaupun masih sederhana) yang cukup apik namun ramah bandwidth alias ringan. Salah satu animasi yang bisa dibuat dengan JQuery adalah fading jika terdapat suatu bagian dari halaman ditambahkan atau dihilangkan.
6. Mengambil informasi dari server tanpa me-refresh seluruh halaman.
Mengambil informasi dari server tanpa refresh halaman merupakan salah satu konsep dasar dari yang namanya AJAX (Asynchronous Javascript and XML). Pada penerapannya, cukup ribet jika harus membangun website dengan konsep AJAX, saat ini banyak library khusus yang berusaha mempermudahnya. JQuery merupakan salah satunya.
7. Menyederhanakan penulisan Javascript biasa.
Semboyan JQuery adalah “Write less, do more” atau dengan kata lain kesederhanaan dalam penulisan code, tetapi menghasilnya tampilan yang lebih. Sebenarnya inilah yang menjadi daya tarik tersendiri buat para pengembang web untuk menggunakan JQuery.
Download JQuery
Situs resmi JQuery dapat diakses di http://jquery.com/. Dan library JQuery dapat didownload di alamat http://docs.jquery.com/Downloading_jQuery. Tersedia library jQuery dalam 2 (dua) jenis yaitu minified dan uncompressed. Minified jika kita ingin menggunakannya saja dalam website kita (ukuran 18 KB), sedangkan uncompressed jika kita berkeinginan turut serta mengembangkan code jQuery.Contoh Sederhana JQuery
Penjelasan Program1. Pertama, kita harus menyertakan (include) file library JQuery. Pastikan letak dari file library sudah benar.
2. Perintah-perintah JQuery.
- Baris 8 merupakan perintah inisialisasi dimana saat halaman (dokumen) siap ditampilkan maka jalankan juga perintah yang ada di dalamnya. Hal ini mirip dengan event onLoad yang biasanya diletakkan di tag <body>.
- Baris 9-11 maksudnya adalah mendefinisikan action yang terjadi saat link dengan class=show ( $(‘a.show’) ) diklik (lihat link baris ke-22). Jadi jika link di-klik maka paragraf dengan nama class=jquery ( $(‘p.jquery’) ) akan tampil dengan durasi tampil “slow”. Paragraf yang akan ditampilkan adalah paragraf baris ke-24 sampai 27.
- Baris 13-15 sebaliknya, akan menyembunyikan isi dari paragraf yang mengandung nama class=jquery.
Klik disini untuk melihat demo dari program di atas
Cara membuat script login dengan Jquery ajax dan php

1. Menyiapkan JQUERY
Untuk menggunakan fungsi AJAX pada JQUERY, terlebih dahulu kita harus menyiapkan JQUERY dengan cara mendownloadnya kemudian kita simpan dalam komputer kita bersebelahan dengan script - script tutorial kita supaya tutorial ini dapat dijalankan pada komputer lokal meskipun tidak terkoneksi ke internet. Pada contoh script dibawah sudah kami siapkan Jquery lengkap dengan contoh project tutorial kita kali ini
2. Membuat form login » index.php
Script ini akan digunakan sebagai sarana untuk memasukkan username dan password ketika hendak login, berikut contoh script index.php sebagai halaman login
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
| <html> <head> <title>Login dengan Jquery AJAX</title> <style type="text/css"> #login{ font:bold 16px Tahoma,Verdana; display:block; border:#7596c0 1px solid; width:400px; height:280px; margin-left:auto; margin-right:auto; border-radius:5px; background-color:#98c1f3; box-shadow: 5px 5px 5px rgb(150, 149, 149); visibility:visible; color:#e9ecf0; } h3{ font:bold 20px Tahoma,Verdana; margin:0 0 0 0; padding:0 0 0 0; color:#2572d2; text-align:center; line-height:50px; border-bottom:#ffffff 1px solid; } #inner{ margin:0 20px 0 20px; } input.txt{ font:normal 14px Tahoma,Verdana; padding:10px; margin:5px 0 5px 0; width:100td_persen; background-color:#dee9f6; } input.btn{ font:bold 14px Tahoma,Verdana; padding:10px; margin:5px 0 10px 0; width:100td_persen; text-align:center; } </style> <script type="text/javascript" src="jquery-1.6.1.min.js">//memanggil jquery</script> <script type="text/javascript" src="login.js">//memanggil script ajax</script> </head> <body> <div id="login"> <h3>LOGIN ADMINISTRATOR</h3> <div id="inner"> <input type="text" class="txt" placeholder="Username anda" id="txt_username"/> <input type="password" class="txt" placeholder="Password anda" id="txt_password"/> <input type="button" class="btn" name="btn" id="btnLogin" onclick="check_login();" value="Login"/> </div> </div> </body></html> |
3. Membuat script AJAX » login.js
Script ini merupakan script Jvascript AJAX yang akan menggunakan fungsi AJAX pada JQUERY dengan susunan script sebagai berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
| function check_login(){ //Mengambil value dari input username & Password var username = $('#txt_username').val(); var password = $('#txt_password').val(); //Ubah alamat url berikut, sesuaikan dengan alamat script pada komputer anda //Ubah tulisan pada button saat click login $('#btnLogin').attr('value','Silahkan tunggu ...'); //Gunakan jquery AJAX $.ajax({ url : url_login, //mengirimkan username dan password ke script login.php data : 'var_usn='+username+'&var_pwd='+password, //Method pengiriman type : 'POST', //Data yang akan diambil dari script pemroses dataType: 'html', //Respon jika data berhasil dikirim success : function(pesan){ if(pesan=='ok'){ //Arahkan ke halaman admin jika script pemroses mencetak kata ok window.location = url_admin; } else{ //Cetak peringatan untuk username & password salah alert(pesan); $('#btnLogin').attr('value','Coba lagi ...'); } }, });} |
4. Membuat script pemrosesan » login.php
Script login.php merupakan script php sederhana yang kami gunakan untuk melakukan pengecekan kebenaran username dan password pada database, jika username dan password benar, maka script dibawah akan mencetak kata "ok", sedangkan jika username dan password salah maka akan dicetak kata "Username atau Password Salah !"
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
| <?phpsession_start();//koneksi ke database$conn = mysql_connect('localhost','root','kutukupret');$db = mysql_select_db('tutorial',$conn);if(isset($_POST['var_usn']) AND isset($_POST['var_pwd'])){ $username = addslashes($_POST['var_usn']); $password = addslashes($_POST['var_pwd']); $check = mysql_query('select * from admin where Usn="'.$username.'" AND Pwd="'.$password.'" '); if(mysql_num_rows($check)==0){ echo 'Username atau Password Salah !'; } else{ $_SESSION['login']['usn'] = $username; $_SESSION['login']['pwd'] = $password; echo 'ok'; }}?> |
Pesan login diatas selanjutnya yang akan diambil oleh script login.js, dimana kalo script diatas mencetak kata "ok", maka user akan langsung diarahkan ke halaman berikutnya, sebaliknya jika script diatas mencetak pesan kesalahan, maka script login.js akan memberikan javascript alert sebagai tanda peringatan kesalahan username dan password
5. Membuat script halaman admin » admin.php
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
| <?phpsession_start();if(isset($_GET['logout']) AND $_GET['logout']=='1'){ unset($_SESSION['login']); session_destroy();}if(!isset($_SESSION['login'])){ header('location: index.php');}else{ echo '<h3>SELAMAT DATANG : '.$_SESSION['login']['usn'].'</h3>'; echo 'Halaman ini kita asumsikan sebagai halaman Administrator, dimana halaman ini hanya bisa diakses ketika Admin sudah login'; echo '<br/><a href="?logout=1">LOGOUT</a>';}?> |
Untuk mencoba script - script diatas tanpa adanya perubahan direktory, sebaiknya kita tempatkan script - script diatas pada folder dengn nama tutorial pada direktory web server komputer anda.
Download script login dengan JQUERY Ajax
Sekian dulu tutorial kali ini, semoga tulisan kami dapat bermanfaat sebagai sarana belajar anda, Terimakasih dan Salam kreatif
Cara Menggunakan JQuery
Seperti pada tutorial sebelumnya yaitu Fungsi dari jQuery maka pada tutorial kali ini kita akan membahas Bagaimana cara menggunakan jQuery? wah mantab tuh gan, buruan dong!
tenang, akan segera saya jelaskan langkah - langkahnya.
1. Ok pertama - tama adalah kita harus mendownload terlebih dahulu jQuery Library (inti dari jQuery). Dimana download jQuery Library? mau tau aja atau mau tau banget? hehehe... Downloadnya di www.jquery.com , silahkan klik Download jQuery. Saat penulisan tutorial ini library jQuery telah sampai versi 1.9.1

gambar : screenshot website jquery.com
2. Pada halaman selanjutnya pilih versi jquery, ada versi Production dan versi Developer. Untuk saat ini pilih versi Production jQuery karena versi Developer ditujukan kepada para master pemrograman dan pengembang jquery.

gambar :
Catatan :
jQuery selalu merilis dua versi Library yaitu versi Production dan Development. Perbedaannya adalah versi Production ukuran filenya lebih kecil karena telah 'dimampatkan' atau istilahnya di Compress. Diperuntukkan bagi pengguna awam yang ingin langsung menggunakan jQuery. Sedangkan versi Development isi filenya mudah dibaca karena belum di Compress dan ditujukan unruk para Developer yang tertarik mempelajari - memanipulasi - bahkan mengembangkan fungsi - fungsi yang dimiliki oleh jQuery.
3. Akan muncul code dari library JQuery

gambar : jquery code library
Klik CTRL + S di keyboard untuk menyimpan kode tersebut ke direktori website anda

gambar : save jquery lib pada direktori website
4. Ok sekarang adalah kode untuk memanggil jQuery library supaya dapat terLOAD di website yang anda buat. Buka dreamweaver dan masukkan kodenya.
Scriptnya yang saya cetak tebal merah :

gambar : script pemanggil jQuery
5. Ok sekarang cara Penggunaannya, inti dari jQuery adalah :
A) Panggil / Load library jQuery (stabilo merah)
B) buat script jquery di bagian head untuk mengontrol object berdasarkan elementnya (stabilo biru)
C) Buat Object beserta elemennya berupa id dan class di bagian body (stabilo abu - abu)
sebagai contoh saya akan membuat control sembunyikan dan tampilkan gambar :

gambar : inti dari jQuery
1. Ok pertama - tama adalah kita harus mendownload terlebih dahulu jQuery Library (inti dari jQuery). Dimana download jQuery Library? mau tau aja atau mau tau banget? hehehe... Downloadnya di www.jquery.com , silahkan klik Download jQuery. Saat penulisan tutorial ini library jQuery telah sampai versi 1.9.1

gambar : screenshot website jquery.com
2. Pada halaman selanjutnya pilih versi jquery, ada versi Production dan versi Developer. Untuk saat ini pilih versi Production jQuery karena versi Developer ditujukan kepada para master pemrograman dan pengembang jquery.

gambar :
Catatan :
jQuery selalu merilis dua versi Library yaitu versi Production dan Development. Perbedaannya adalah versi Production ukuran filenya lebih kecil karena telah 'dimampatkan' atau istilahnya di Compress. Diperuntukkan bagi pengguna awam yang ingin langsung menggunakan jQuery. Sedangkan versi Development isi filenya mudah dibaca karena belum di Compress dan ditujukan unruk para Developer yang tertarik mempelajari - memanipulasi - bahkan mengembangkan fungsi - fungsi yang dimiliki oleh jQuery.
3. Akan muncul code dari library JQuery

gambar : jquery code library
Klik CTRL + S di keyboard untuk menyimpan kode tersebut ke direktori website anda

gambar : save jquery lib pada direktori website
4. Ok sekarang adalah kode untuk memanggil jQuery library supaya dapat terLOAD di website yang anda buat. Buka dreamweaver dan masukkan kodenya.
Scriptnya yang saya cetak tebal merah :

gambar : script pemanggil jQuery
5. Ok sekarang cara Penggunaannya, inti dari jQuery adalah :
A) Panggil / Load library jQuery (stabilo merah)
B) buat script jquery di bagian head untuk mengontrol object berdasarkan elementnya (stabilo biru)
C) Buat Object beserta elemennya berupa id dan class di bagian body (stabilo abu - abu)
sebagai contoh saya akan membuat control sembunyikan dan tampilkan gambar :

gambar : inti dari jQuery
Cara menggunakan PHP Manual
Jika
Anda menjalankan PHP sendiri komputer,
ingat bahwa Anda dapat menyimpan file
ke direktori yang tepat dan mengakses
script melalui http://localhost/.
Jika Anda melihat kesalahan atau halaman kosong bukan hasil yang ditunjukkan dalam mencari,
lihat bagian debugging pada akhir bab ini. PHP
adalah case-sensitive ketika datang ke memanggil
fungsi seperti phpinfo () dan cetak:
cetak, Cetak, dan PRINT bersih sama hasil.
Kemudian
dalam buku ini Anda akan melihat contoh-contoh dimana kasus membuat
perbedaan penting. Anda dapat
menggunakan fungsi lain untuk mengirim pesan teks ke browser, termasuk echo dan printf
(), tapi buku ini terutama
menggunakan cetak. Anda dapat-dan
sering akan digunakan mencetak lebih
dari beberapa baris: print
"Ini adalah lagi kalimat
dari teks ".; Tanda
kutip penutup mengakhiri pesan
yang dicetak dan titik koma adalah ditempatkan
hanya pada akhir baris itu. Sebuah
Sederhana Halo, dunia! contoh:
pertama Anda terjun
ke pemrograman PHP.
Para
manual online yang dapat diakses di PHP www.php.net
/ manual-list setiap fungsi dan
fitur bahasa. Manual ini diselenggarakan dengan
konsep-konsep umum (Instalasi,
sintaks, variabel) dibahas pertama
dan berakhir dengan fungsi berdasarkan topik (MySQL,
fungsi string, dan sebagainya).
Untuk segera melihat fungsi apapun dalam PHP manual, pergi ke www.php.net / functionName di browser Web Anda (misalnya, www.
php.net / cetak). Untuk memahami bagaimana fungsi dijelaskan, melihat awal cetak. Fungsi Halaman A. Baris pertama adalah nama fungsi itu sendiri, diikuti oleh versi PHP dalam yang tersedia. Sebagai bahasa tumbuh, fungsi baru yang ditambahkan dan, sesekali, fungsi lebih tua dihapus. Lalu ada deskripsi tekstual dari fungsi bersama dengan penggunaan dasar fungsi itu. Penggunaan adalah bagian paling penting dan membingungkan. Dalam contoh ini, nilai int, pertama, kata yang mencetak mengembalikan nilai integer (Khususnya, cetak kembali 1, selalu). Halaman Manual PHP untuk membangun cetak. Memulai dengan PHP 19
Dalam tanda kurung, string $ arg menyatakan bahwa fungsi memerlukan satu diperlukan argumen, yang harus dalam bentuk string. Anda sudah melihat ini dalam tindakan. Sebagai perbandingan, periksa manual yang
daftar untuk nl2br () fungsi B. fungsi mengkonversi baris baru ditemukan dalam teks (setara dengan menekan Kembali / Enter) ke dalam tag HTML istirahat. Fungsi ini, yang mengembalikan string, mengambil string sebagai yang Argumen pertama dan Boolean opsional (Benar / salah) sebagai kedua. Setiap kali Anda melihat kurung persegi, yang menunjukkan
opsional argumen, yang selalu terdaftar terakhir. Ketika fungsi memakan waktu beberapa argumen, mereka dipisahkan dengan koma.
Untuk segera melihat fungsi apapun dalam PHP manual, pergi ke www.php.net / functionName di browser Web Anda (misalnya, www.
php.net / cetak). Untuk memahami bagaimana fungsi dijelaskan, melihat awal cetak. Fungsi Halaman A. Baris pertama adalah nama fungsi itu sendiri, diikuti oleh versi PHP dalam yang tersedia. Sebagai bahasa tumbuh, fungsi baru yang ditambahkan dan, sesekali, fungsi lebih tua dihapus. Lalu ada deskripsi tekstual dari fungsi bersama dengan penggunaan dasar fungsi itu. Penggunaan adalah bagian paling penting dan membingungkan. Dalam contoh ini, nilai int, pertama, kata yang mencetak mengembalikan nilai integer (Khususnya, cetak kembali 1, selalu). Halaman Manual PHP untuk membangun cetak. Memulai dengan PHP 19
Dalam tanda kurung, string $ arg menyatakan bahwa fungsi memerlukan satu diperlukan argumen, yang harus dalam bentuk string. Anda sudah melihat ini dalam tindakan. Sebagai perbandingan, periksa manual yang
daftar untuk nl2br () fungsi B. fungsi mengkonversi baris baru ditemukan dalam teks (setara dengan menekan Kembali / Enter) ke dalam tag HTML istirahat. Fungsi ini, yang mengembalikan string, mengambil string sebagai yang Argumen pertama dan Boolean opsional (Benar / salah) sebagai kedua. Setiap kali Anda melihat kurung persegi, yang menunjukkan
opsional argumen, yang selalu terdaftar terakhir. Ketika fungsi memakan waktu beberapa argumen, mereka dipisahkan dengan koma.
Oleh karena itu, fungsi ini dapat disebut
seperti:
nl2br ("teks
Beberapa");
nl2br
("Beberapa teks", false);







